Menhan Sjafrie Sambut Menhan Qatar, Perkuat Kerja Sama Militer hingga Industri Pertahanan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Jun 2026, 15:18
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Sheikh Saoud bin Abdurrahman bin Hassan bin Ali dan Menhan Sjafrie Sheikh Saoud bin Abdurrahman bin Hassan bin Ali dan Menhan Sjafrie (Ntvnews.id/Adiansyah)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, menerima kunjungan kehormatan Deputi Perdana Menteri sekaligus Menteri Pertahanan Qatar, H.E. Sheikh Saoud bin Abdurrahman bin Hassan bin Ali Al Thani, di Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Selasa, 2 Juni 2026.

Kedatangan Sheikh Saoud disambut langsung oleh Menhan Sjafrie. Prosesi penyambutan dilakukan dengan upacara militer sebelum keduanya melanjutkan agenda pertemuan resmi di lingkungan Kementerian Pertahanan.

Sjafrie lantas menyampaikan apresiasi atas kunjungan Menhan Qatar yang sebelumnya juga telah melakukan pertemuan dengan Presiden Republik Indonesia.

"Hari ini Kementerian Pertahanan Republik Indonesia menerima kunjungan Deputi Perdana Menteri dan merangkap Menteri Pertahanan Qatar, Yang Mulia Sheikh Saoud bin Abdurrahman bin Hassan bin Ali Al Thani di Jakarta," ujar Sjafrie.

Menurut Sjafrie, kunjungan ini merupakan balasan atas lawatannya ke Qatar pada April 2025 lalu. Pertemuan tersebut sekaligus menjadi langkah lanjutan untuk memperkuat hubungan bilateral kedua negara di bidang pertahanan.

Dalam agenda tersebut, Indonesia dan Qatar akan menandatangani sejumlah kesepakatan yang bertujuan meningkatkan intensitas kerja sama pertahanan. Kerja sama itu mencakup berbagai bidang strategis seperti latihan militer bersama, pendidikan dan pelatihan personel, pertukaran pengalaman pertahanan, hingga pengembangan industri pertahanan.

Sheikh Saoud bin Abdurrahman bin Hassan bin Ali dan Menhan Sjafrie <b>(Ntvnews.id/Adiansyah)</b> Sheikh Saoud bin Abdurrahman bin Hassan bin Ali dan Menhan Sjafrie (Ntvnews.id/Adiansyah)

"Kita akan menandatangani beberapa hal yang berkaitan dengan intensitas kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Qatar, baik itu yang berkaitan dengan kerja sama militer, latihan, pendidikan, industri pertahanan, dan lain-lainnya," terangnya.

Selain itu, kedua negara juga tengah menyusun Defense Cooperation Agreement (DCA) atau Perjanjian Kerja Sama Pertahanan yang akan menjadi landasan resmi hubungan pertahanan Indonesia-Qatar di masa mendatang.

Sebagai tahap awal menuju kesepakatan tersebut, kedua pihak akan menandatangani nota kesepahaman (MoU) yang berfungsi sebagai jembatan menuju penandatanganan DCA secara penuh.

"Hari ini akan kita tanda tangani MoU sebagai jembatan atas menuju ke defense cooperation agreement, dan juga akan dilaksanakan satu MoU antara industri pertahanan di Indonesia dan industri pertahanan Qatar untuk meningkatkan kerja sama kita yang lebih baik," terangnya.

Sjafrie menegaskan bahwa penguatan kerja sama ini diharapkan dapat memberikan manfaat bersama serta mempererat hubungan strategis antara Indonesia dan Qatar.

"Indonesia meyakini bahwa kerja sama ini tentunya akan menghasilkan mutual benefit dan mutual respect antara Indonesia dan Qatar, dan kita akan memperkuat kapasitas dari kerja sama pertahanan kita di masa yang akan datang," tutup Sjafrie.

x|close