Ntvnews.id, Jakarta - Seorang pemilik mobil sport mengaku kecewa setelah kendaraannya mengalami kerusakan cukup parah akibat ditabrak armada taksi hijau. Kekecewaan tersebut muncul karena pihak perusahaan taksi disebut tidak memberikan tanggung jawab langsung atas insiden itu.
Kasus ini ramai diperbincangkan di media sosial setelah korban membagikan keluhannya terkait proses penyelesaian ganti rugi pasca kecelakaan.
Menurut pengakuan korban, kecelakaan terjadi akibat kelalaian pengemudi taksi. Namun saat meminta pertanggungjawaban kepada perusahaan, ia justru diminta menyelesaikan persoalan tersebut secara pribadi dengan sopir.
View this post on Instagram
Korban mengaku diarahkan untuk berkomunikasi langsung dengan pengemudi guna membahas biaya perbaikan kendaraan secara kekeluargaan.
Sikap perusahaan tersebut dinilai tidak mencerminkan tanggung jawab sebagai pemilik armada transportasi yang beroperasi di jalan raya.
Baca Juga: Geely Bidik Pasar EV Jawa Timur, Debut Perdana di IIMS Surabaya 2026
Korban juga mempertanyakan mengapa seluruh beban ganti rugi justru dialihkan kepada sopir yang dianggap hanya pekerja biasa dengan penghasilan terbatas.
“Masa dari pihak perusahaan mintanya beresin sama sopir buat ganti secara kekeluargaan. Enggak ada tanggung jawabnya sama sekali dari pihak perusahaan? Orang kecil yang disuruh tanggung jawab gimana ceritanya mau ganti pakai apa, dipikir lah pakai otak!” tulis korban Kamis 28 Mei 2026.
Kasus tersebut kemudian menjadi sorotan publik dan memicu perdebatan di media sosial. Banyak warganet mempertanyakan standar pertanggungjawaban perusahaan transportasi terhadap kecelakaan yang melibatkan armada mereka.
Sebagian netizen menilai perusahaan seharusnya ikut bertanggung jawab atas kerugian yang dialami pengguna jalan maupun pelanggan apabila insiden melibatkan kendaraan operasional perusahaan.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak manajemen perusahaan taksi terkait keluhan yang viral tersebut.
Viral Mobil Sport Ditabrak Taksi Hijau Hingga Rusak Parah (Istimewa)