Ntvnews.id, Jakarta - Ustaz Solmed mendatangi Polda Metro Jaya untuk melaporkan 10 akun sosial media, yang sudah memfitnah dirinya dan menuduhnya sebagai ustaz SAM pelaku tindak pelecehan seksual terhadap santri sejenis.
Didampingi oleh kuasa hukumnya, suami April Jasmine itu merasa tak terima namanya dikaitkan dengan kasus tersebut, dan memutuskan untuk tempuh jalur hukum.
"Tentu sudah jadi berita publik ya bahwa pemberitaan akun-akun fitnah yang membuat berita tentang hoaks terhadap saya ini bukan hanya diketahui oleh saya, tetapi oleh banyak pihak," kata ustaz Solmed di Polda Metro Jaya, 17 April 2026.
Keputusan tersebut diambil ustaz Solmed lantaran banyak pihak yang mempertanyakan soal simpang siur kebenaran berita tentang sosok SAM tersebut, terlebih diduga sebagai ustaz ternama dan menjadi juri di acara televisi.
"Sehingga banyak orang memberikan laporan ‘Apakah ini benar?’, ‘Apakah apa?’. Pertanyaan-pertanyaan itu sangat-sangat mengganggu karena berarti pemberitaan itu amat sangat serius ketika dibaca oleh teman-teman misalnya, oleh kawan-kawan misalnya, sehingga mereka harus memerlukan klarifikasi kepada saya," sambung ustaz Solmed.
Menurut keterangan kuasa hukumnya, bahwa ada 10 akun sosial media yang akan dilaporkan oleh ustaz Solmed dalam kasus pencemaran nama baik.
Baca Juga: Ustaz Solmed Ancam Akun Penyebar Fitnah akan Dipolisikan
Baca Juga: Ustaz Solmed Unggah Bukti, Bantah Namanya Terseret Isu Pelecehan
"Kita telah melaporkan akun-akun yang telah menyebarkan berita bohong, fitnah, yang ujung-ujungnya melakukan pencemaran nama baik terhadap klien kami. Lebih dari 10 yang kita laporkan. Iya, dan tidak menutup kemungkinan akun-akun yang lain yang memiliki followers dan pengikut yang banyak juga," tutur Arfian.
Lebih lanjut ustaz Solmed dan kuasa hukumnya meminta agar semua akun yang dilaporkan tersebut segera menghapus seluruh konten yang menarasikan atau mencatut foto ustaz Solmed dalam perkara ini.
"Kita ultimatum juga ya kepada akun-akun ya, baik yang di Instagram maupun yang di TikTok, maupun di media sosial lainnya ya, untuk segera menurunkan atau menghapus berita-berita bohong tersebut, atau ya kita berhadapan dengan proses hukum. Karena ini sangat-sangat merugikan kepentingan klien kami,” jelasnya.
Sebagai informasi, laporan Ustaz Solmed teregister dengan nomor STTLP/B/2687/IV/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA. Dimana sosok SAM sendiri diduga kuat adalah Syekh Ahmad Al Misry, yang ternyata diam-diam sudah melakukan pelecehan sejak lama dan kini terdapat 5 korban yang mengakuinya.
Ustaz Solmed (NTVNews)