Profil Gary Iskak, Aktor Senior yang Meninggal Dunia Gegara Kecelakaan Motor

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 29 Nov 2025, 12:35
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Aktor Gary Iskak. Aktor Gary Iskak. (Instagram)

Ntvnews.id, Jakarta - Industri hiburan Indonesia kembali kehilangan salah satu sosok pentingnya. Aktor senior Gary Iskak dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu, 29 November 2025 setelah mengalami kecelakaan saat mengendarai sepeda motor

Gary mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Suyoto pada pukul 09.24 WIB. Keluarga menyampaikan bahwa jenazah akan disemayamkan di rumah duka di kawasan Gintung, disertai permohonan agar masyarakat memaafkan segala kesalahan almarhum. 

Profil Gary Iskak

Gary Muhammad Iskak, lahir di Jakarta pada 10 Juli 1973, merupakan aktor berdarah Indonesia–Belanda yang tumbuh di lingkungan keluarga seniman. Sejak kecil, ia sudah akrab dengan dunia perfilman karena keluarganya lekat dengan dunia seni peran. 

Kakeknya, Robert Maria Iskak atau lebih dikenal sebagai Bob Iskak, adalah seniman dan sutradara yang aktif pada era awal kemerdekaan Indonesia. Jejak keluarga seniman ini terus berlanjut di generasi berikutnya, Gary merupakan kakak dari aktor Khiva Iskak, sekaligus keponakan dari sosok-sosok legendaris seperti Alice Iskak, Boy Iskak, dan Indriati Iskak.

Baca Juga: Aktor Gary Iskak Meninggal Dunia Usai Kecelakaan Motor

Lingkungan yang sarat kreativitas itulah yang membentuk Gary sejak muda. Seni dan film bukan sekadar profesi, melainkan bagian dari kehidupan sehari-harinya.

Gary mulai masuk ke industri film pada awal 2000-an melalui film Bintang Jatuh (2000). Sejak itu, ia muncul secara konsisten di layar lebar dengan karakter yang beragam, mulai dari drama, film romantis, komedi, aksi, hingga horor. 

Ia kemudian dikenal publik lewat sejumlah judul yang menjadi bagian penting perfilman Indonesia masa 2000-an, seperti Ada Apa dengan Cinta? (2002), Ungu Violet (2005), Merah Itu Cinta (2007), serta beberapa film populer lain termasuk Pocong 3, Kawin Kontrak 3 (2013), dan Mangga Muda (2020).

Selain peran utama, Gary juga memiliki sepak terjang panjang sebagai cameo yang meninggalkan kesan kuat. Ia pernah tampil sebagai waria dalam Insya Allah Sah (2017), sebagai pendekar tongkat bengkok dalam Warkop DKI Reborn 3 (2019), dan sebagai montir dalam film Nanti Kita Cerita tentang Hari Ini (NKCTHI) (2020).

Kesibukannya tidak hanya terbatas pada film layar lebar. Sejak penampilannya di Opera SMU pada 2001, Gary aktif membintangi banyak sinetron yang membuat namanya semakin dikenal di kalangan penonton televisi. 

Baca Juga: Jenazah Gary Iskak Disemayamkan di Gintung Tangerang

Ia pernah bermain dalam Buku Harian Baim, Heart Series 2, Cahaya Hati, hingga Kun Anta 2. Keberadaannya di dunia sinetron menjadikan Gary sebagai salah satu aktor yang hadir lintas generasi, dari awal 2000-an hingga era digital.

Dalam kehidupan pribadinya, Gary pernah menikah dengan Sabrina R. Bonita pada 1999 dan dikaruniai seorang anak. Setelah perceraian mereka pada 2008, Gary membina rumah tangga baru bersama aktris Richa Novisha pada 2009. Pernikahan keduanya ini bertahan hingga akhir hayatnya dan telah melahirkan dua anak.

Meski memiliki karier panjang, perjalanan hidup Gary tidak sepenuhnya mulus. Pada 2007, ia pernah terseret kasus narkoba dan menjalani proses hukum yang berlangsung hingga 2008. 

Beberapa tahun setelahnya, Gary mengungkapkan bahwa ia berjuang menghadapi hepatitis C, penyakit yang cukup memengaruhi kondisi fisiknya. Meski begitu, saat menghadiri Festival Film Indonesia 2021, Gary menyampaikan bahwa kondisi kesehatannya telah membaik.

x|close