Nusantara Sharia Economic Forum (NUSHAF) 2026 Siap Perkuat Sinergi Ekonomi Syariah Indonesia

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Mar 2026, 18:31
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Penulis & Editor
Bagikan
Nusantara Sharia Economic Forum (NUSHAF) 2026. Nusantara Sharia Economic Forum (NUSHAF) 2026. (Ntvnews)

Ntvnews.id, Jakarta - Nusantara TV kembali menghadirkan Nusantara Sharia Economic Forum (NUSHAF) 2026 sebagai forum strategis untuk berbagi gagasan, memperluas perspektif, dan membuka peluang kolaborasi dalam mendorong penguatan ekonomi syariah nasional.

Mengusung tema “Sinergi Ekosistem Ekonomi Syariah Indonesia Menuju Pusat Ekonomi Syariah Dunia”, forum ini menjadi momentum penting untuk menyatukan berbagai pemangku kepentingan dalam satu visi besar.

Acara yang akan digelar pada Rabu, 4 Maret 2026 di Nusantara Hall, NT Tower, Jakarta ini menghadirkan Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, sebagai keynote speaker. Ia dijadwalkan membagikan pandangan strategis mengenai penguatan ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam membangun ekosistem yang kokoh dan kompetitif secara global.

NUSHAF 2026 juga menghadirkan sejumlah tokoh kunci yang berperan dalam pengembangan ekonomi dan industri halal di Indonesia. Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Fadlul Imansyah, serta Prof. Dr. Jaenal Effendi selaku Dirjen Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah Kementerian Agama akan membahas penguatan sektor haji dan umrah sebagai bagian dari ekosistem ekonomi syariah.

Di sektor gaya hidup dan industri halal, diskusi akan diisi oleh Sapta Nirwandar dari Indonesia Halal Lifestyle Center dan Putu Rahwidhiyasa

yang menjabat sebagai Direktur Bisnis dan Kewirausahaan Syariah serta Pelaksana Tugas Direktur Industri Produk Halal Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah. Mereka akan mengulas peluang pengembangan halal lifestyle serta penguatan daya saing produk halal Indonesia di pasar global.

Sementara itu, isu percepatan sertifikasi dan penguatan industri halal akan dibahas oleh Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Haikal Hassan, bersama Kepala Pusat Industri Halal Kementerian Perindustrian Kris Sasono Ngudi Wibowo. Diskusi ini diharapkan dapat memperkuat fondasi industri halal sebagai salah satu motor penggerak ekonomi syariah nasional.

Sebagai penutup, Menteri Koperasi sekaligus Ketua Harian Masyarakat Ekonomi Syariah, Ferry Juliantono, akan menyampaikan closing remarks yang menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat kolaborasi dan mempercepat langkah Indonesia menuju pusat ekonomi syariah dunia.

Melalui NUSHAF 2026, diharapkan terbangun sinergi yang lebih solid antara regulator, pelaku industri, dan komunitas, sehingga ekonomi syariah Indonesia tidak hanya tumbuh secara nasional, tetapi juga mampu menjadi rujukan di tingkat global.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Nusantara Media Mandiri (@officialnusantaratv)

x|close