Nurdin Tampubolon: Penguasaan Teknologi Jadi Kunci Kemajuan Ekonomi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 9 Apr 2026, 20:14
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Presiden Komisaris NT Corp Nurdin Tampubolon. Presiden Komisaris NT Corp Nurdin Tampubolon. (NTV)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Komisaris NT Corp Nurdin Tampubolon menyampaikan pentingnya hilirisasi sebagai arah strategis pembangunan ekonomi nasional. 

Nurdin menyebut, hilirisasi tidak sekadar memindahkan industri dari luar negeri ke Indonesia, melainkan harus diiringi dengan penguasaan teknologi oleh sumber daya manusia dalam negeri. 

Ia mengingatkan bahwa relokasi industri asing tanpa transfer teknologi hanya akan membuat nilai tambah kembali mengalir ke negara asal.

"Hilirisasi harus menjadi tujuan yang harus dicapai. Artinya hilirisasi itu adalah seluruh teknologinya harus dikuasai anak bangsa. Bukan relokasi daripada industri asing ke Indonesia. Itu nanti nilai tambahnya akan dibawa lagi ke sana," ucapnya dalam program NTV Prime bertema Perang Mereda, Ke Mana Arah Ekonomi Kita, Kamis 9 April 2026.

Baca juga Di Tengah Gencatan Senjata, Nurdin Tampubolon Nilai Sektor Pangan Paling Siap Dorong Ekonomi

Menurutnya dalam kurun waktu lima hingga sepuluh tahun ke depan, Indonesia diharapkan mampu memproduksi sendiri berbagai barang dan jasa yang selama ini masih bergantung pada impor.

Nurdin mencontohkan salah satu sektor yang menjadi sorotan adalah industri otomotif. Dimana negara tidak akan bisa mencapai kemajuan tanpa memiliki industri otomotif yang kuat sebagai tulang punggung manufaktur.

Ia juga menyoroti potensi besar Indonesia dalam pengolahan nikel sebagai bahan baku utama baterai kendaraan listrik. 

Dengan sumber daya tersebut, Indonesia dinilai memiliki peluang besar untuk mengembangkan industri baterai dan komponen kendaraan bermotor secara mandiri.

Namun, ia menegaskan bahwa pengembangan tersebut harus dirancang dan dikelola oleh anak bangsa agar manfaat ekonominya maksimal bagi dalam negeri.

Baca juga: RI Dinilai Tangguh Hadapi Dampak Perang, Nurdin Tampubolon Ingatkan Tetap Perlu Antisipasi

Selain itu, ia menekankan pentingnya efisiensi, penegakan hukum, dan kebijakan fiskal yang mendukung investor agar produktivitas meningkat. 

Dengan pendapatan yang lebih tinggi, tenaga kerja terserap, ekonomi pedesaan berkembang, dan penerimaan negara meningkat.

"Apabila ekonomi kita kuat tidak akan ada masalah," tandasnya.

x|close