Ntvnews.id, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu, 25 Maret 2026 berpotensi bergerak variatif di tengah pelaku pasar masih mencermati perkembangan konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Israel dengan Iran.
Dikutip dari Antara, IHSG dibuka melemah 22,22 poin atau 0,31 persen ke posisi 7.084,62.
Sementara, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 1,20 poin atau 0,17 persen ke posisi 723,60.
"IHSG diperkirakan berpotensi melemah dan menguji level support di 6.800-7.000," ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim dalam kajiannya.
Baca juga: IHSG Selasa Pagi Dibuka Menguat ke Posisi 7.074
Dari mancanegara, Presiden AS Donald Trump menyatakan akan menghentikan sementara perang dengan Iran karena telah terjadi negosiasi dan menunda serangan militer terhadap PLTU Iran, apabila tidak segera membuka Selat Hormuz.
Namun demikian, Iran membantah telah terjadi negosiasi meskipun mengakui telah menerima pesan dari negara lain tentang permintaan AS untuk berdialog.
Sebelumnya, Iran mengancam akan menyerang infrastruktur energi, teknologi informasi dan desalinasi milik AS dan Israel apabila AS menyerang infrastruktur energi Iran.
Sementara itu, gejolak harga minyak mentah dan gas memicu bank sentral berbagai negara siaga penuh terhadap potensi inflasi yang kembali meningkat.
Baca juga: Purbaya Pede IHSG Tembus 10 Ribu Tahun Ini: Tetap To The Moon
Bursa saham regional Asia pagi ini, antara lain indeks Nikkei menguat 1.515,60 poin atau 2,90 persen ke 53.767,90, indeks Shanghai menguat 41,52 poin atau 1,07 persen ke 3.922,80, indeks Hang Seng menguat 318,00 poin atau 1,27 persen ke 25.381,72, dan indeks Strait Times menguat 35,06 poin atau 0,72 persen ke 4.897,49.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada pembukaan perdagangan di Jakarta, Rabu pagi25 Maret 2026 bergerak melemah 22 poin atau 0,13 persen menjadi Rp16.920 per dolar AS dari penutupan sebelumnya yang tercatat Rp16.898 per dolar AS.
Karyawan mengamati layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (28/1/2026). (Antara)