Pegadaian Jamin Ketersediaan Emas Fisik, Investasi Nasabah Tetap Aman

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 5 Mar 2026, 22:47
thumbnail-author
Zaki Islami
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Pegadaian Jamin Ketersediaan Emas Fisik, Investasi Nasabah Tetap Aman Pegadaian Jamin Ketersediaan Emas Fisik, Investasi Nasabah Tetap Aman (Zaki Islami)

Ntvnews.id, Jakarta - PT Pegadaian memastikan seluruh produk investasi emas digital yang ditawarkan kepada masyarakat didukung oleh emas fisik dengan rasio satu banding satu yang disimpan di brankas (vault) perusahaan. Dengan skema tersebut, perseroan menegaskan ketersediaan emas tetap terjamin sehingga nasabah tidak perlu khawatir terhadap pasokan.

Direktur Teknologi Informasi dan Digital Pegadaian, Yos Iman Jaya Dappu, menjelaskan bahwa sebelum nasabah melakukan pembelian emas melalui aplikasi Tring!, perusahaan terlebih dahulu menyiapkan dan menyerahkan emas fisik ke dalam penyimpanan.

“Jadi ini memenuhi dua hal. Satu, dari sisi keamanan. Kedua, dari sisi konsep syariahnya. Emas (fisik) sudah ada duluan,” kata Yos Iman Jaya Dappu dalam acara PRIMA Talkshow di Jakarta, Kamis, 5 Maret 2026.

Pegadaian Jamin Ketersediaan Emas Fisik, Investasi Nasabah Tetap Aman <b>(Zaki Islami)</b> Pegadaian Jamin Ketersediaan Emas Fisik, Investasi Nasabah Tetap Aman (Zaki Islami)

Ia mencontohkan, apabila nasabah membeli emas sebesar 100 gram, maka Pegadaian sudah lebih dulu mengamankan jumlah emas tersebut di brankas perusahaan. Langkah ini juga dilakukan untuk menghindari risiko perubahan harga apabila pembelian emas fisik dilakukan setelah transaksi nasabah.

“Emas di Pegadaian itu satu banding satu. Teman-teman beli 100 gram, beli 200 gram, atau berapa pun, di Pegadaian fisiknya ada,” kata Yos.

Menurutnya, emas yang disimpan Pegadaian umumnya berbentuk batangan besar, misalnya satu kilogram. Dalam satu batangan tersebut terdapat porsi kepemilikan nasabah sesuai saldo emas yang dimiliki. Karena itu, proses pencetakan emas fisik dari saldo digital membutuhkan waktu.

Untuk memudahkan nasabah yang ingin mencetak emas fisik dari saldo digital, Pegadaian juga menghadirkan fasilitas ATM emas. Namun, saat ini layanan tersebut masih tersedia secara terbatas dan direncanakan akan diperluas ke berbagai wilayah di Indonesia.

Selain itu, Pegadaian memastikan seluruh emas yang dikelola memiliki kadar 24 karat. Secara regulasi, perusahaan juga menjadi salah satu dari dua institusi di Indonesia yang telah memperoleh izin pemerintah untuk menjalankan layanan bank emas atau bullion bank.

Melalui layanan tersebut, Pegadaian menyediakan empat produk utama, yakni perdagangan emas, deposito emas, pinjaman modal kerja berbasis emas, serta layanan penitipan emas bagi korporasi.

Pada kesempatan yang sama, PT Rintis Sejahtera melalui Senior Executive Vice President Marketing-nya menyampaikan dukungan terhadap pengembangan layanan Pegadaian dengan menyediakan solusi pembayaran terintegrasi melalui Jaringan PRIMA.

Integrasi ini memungkinkan nasabah melakukan berbagai transaksi dengan lebih mudah dan seamless, termasuk untuk melakukan top up tabungan emas. Ke depan, berbagai fitur Pegadaian seperti Cicil Gadai, Tebus Gadai, Ulang Gadai, hingga pembiayaan usaha juga direncanakan akan terhubung dalam ekosistem transaksi digital tersebut.

Sebagai bagian dari penguatan sistem keamanan transaksi digital, Rintis Sejahtera juga menghadirkan sistem deteksi fraud bernama Potential Risk Detection System (PRDS) yang membantu Pegadaian mengidentifikasi transaksi tidak wajar yang berpotensi sebagai aktivitas penipuan.

x|close