Rupiah Menguat ke Rp16.872 per Dolar AS Senin Pagi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 9 Feb 2026, 10:41
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Mata uang Rupiah dan Dolar AS/ist Mata uang Rupiah dan Dolar AS/ist

Ntvnews.id, Jakarta - Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan di Jakarta, Senin, 9 Februari 2026 bergerak menguat 4 poin atau 0,02 persen menjadi Rp16.872 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.876 per dolar AS.

Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan, penguatan rupiah di tengah sentimen risk-on global.

“Rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS di tengah sentimen risk on global,” ucapnya.

Dia menyampaikan sentimen risk on berasal dari pasar ekuitas global yang cenderung mengekori saham-saham di AS.

Baca juga: Bayar Utang dan Stabilkan Rupiah, Cadangan Devisa RI Turun ke 154,6 miliar Dolar AS

Baca juga: Rupiah Hari Ini Melemah Jadi Rp16.805 per Dolar AS

Saat ini, rebound terjadi di Wall Street yang menjadi bagian dari bargain hunting (perburuan harga murah), terutama pada sektor teknologi yang telah terkoreksi dalam beberapa waktu terakhir.

Namun, lanjutnya, penguatan diprediksi terbatas mengingat sentimen domestik yang masih lemah.

“Investor menantikan data survei kepercayaan konsumen siang ini. Indeks kepercayaan konsumen Indonesia diperkirakan sedikit naik dari 123.5 ke 123.9,” ungkap Lukman.

Berdasarkan faktor-faktor tersebut, rupiah diprediksi berkisar Rp16.800-Rp16.900 per dolar AS pada hari ini. (Sumber:Antara)

x|close