Ntvnews.id, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih rawan melanjutkan koreksi pada perdagangan Selasa, 13 Oktober 2026.
IHSG tercatat terkoreksi 2,59 persen ke level 5.936 pada penutupan perdagangan sebelumnya Senin 12 Oktober 2026, disertai tekanan jual yang meningkat.
MNC Sekuritas menyebut pergerakan IHSG berpotensi melanjutkan koreksi ke rentang 5.850–5.911.
"Saat ini, posisi IHSG saat ini sedang berada pada bagian dari wave v dari wave c dari wave [y] pada label hitam, sehingga pergerakannya akan rawan melanjutkan koreksinya ke rentang 5.850-5.911," tulis MNC Sekuritas.
Adapun level support IHSG berada di 5.887 dan 5.744. Sementara itu, level resistance berada di 6.216 dan 6.296.
Baca juga: IHSG Senin Pagi Dibuka Menguat ke Posisi 6.109
Baca juga: Proyeksi IHSG Senin 12 Oktober 2026, Cek Rekomendasi Saham BUMI dan MDKA
Di tengah proyeksi pergerakan IHSG tersebut, saham yang bisa dicermati diantaranya PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM).
BRMS - Buy on Weakness
BRMS terkoreksi 5,93% ke 555 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. Diperkirakan, posisi BRMS sedang berada di awal wave 5 dari wave (C) dari wave [B].
Buy on Weakness: 520-540
Target Price: 620, 655
Stoploss: below 505
JPFA - Buy on Weakness
JPFA menguat 1,96 persen ke 2,080 didominasi oleh volume pembelian yang meningkat. Diperkirakan, posisi JPFA sedang berada pada bagian dari wave (iv) dari wave [c] dari wave B.
Buy on Weakness: 2,020-2,060
Target Price: 2,120-2,170
Stoploss: below 1,980
MBMA - Buy on Weakness
MBMA terkoreksi 2,95 persen ke 460 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. Saat ini, posisi MBMA diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave C dari wave (B).
Buy on Weakness: 440-456
Target Price: 500, 515
Stoploss: below 424
ANTM - Sell on Strength
ANTM terkoreksi 4,09 persen ke 3,050 dan disertai dengan munculnya tekanan jual, koreksinya pun menembus MA60.
Diperkirakan, posisi ANTM saat ini sedang berada pada bagian dari wave (y) dari wave [x], sehingga ANTM masih rawan melanjutkan koreksinya ke rentang 2,800-3,020.
Sell on Strength: 3,090-3,140.
Ilustrasi - Layar menampilkan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 27 Oktober 2025. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin sore, 27 Januari 2026, ditutup melemah 154,57 atau 1,87 persen ke (Antara)