Ntvnews.id, Kalimantan Tengah - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih memiliki peluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat 31 Juli 2026.
Dalam riset hariannya, MNC Sekuritas mencatat IHSG pada perdagangan sebelumnya ditutup menguat 1,56 persen ke level 6.186.
"IHSG menguat 1,56 persen ke 6,186 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, pergerakan IHSG pun cenderung menyempit," tulis MNC Sekuritas.
Meski demikian, peluang penguatan masih terbuka dengan target terdekat di kisaran 6.172 hingga 6.219. Adapun level support berada di 6.007 dan 5.839, sedangkan resistance berada di level 6.266 dan 6.377.
Baca juga: IHSG Diprediksi Lanjut Koreksi Kamis 30 Juli 2026, Simak 4 Saham Pilihan
Seiring prospek tersebut, ada tiga rekomendasi saham dengan strategi buy on weakness, yakni AADI, BBRI, dan DEWA.
Saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) menjadi pilihan utama setelah menguat 4,80 persen ke level 9.275 disertai peningkatan volume transaksi. Rekomendasi akumulasi di kisaran 9.025-9.200 dengan target harga 9.400 hingga 9.650 dan stop loss di bawah 8.900.
Sementara itu, saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) yang naik 2,40 persen ke level 2.990 juga dinilai masih menarik.
Investor disarankan melakukan akumulasi pada rentang 2.950-2.980 dengan target harga 3.080 hingga 3.190 serta stop loss di bawah 2.940.
Baca juga: IHSG Awali Perdagangan Rabu Menguat ke Level 6.141
Saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA) yang ditutup menguat 2,27 persen ke level 450 juga masuk rekomendasi. Kendati pergerakannya masih cenderung sideways.
Saham ini direkomendasikan untuk dibeli pada kisaran 392-414 dengan target harga 486 hingga 550 dan stop loss di bawah level 358.
Pengunjung melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat 24 April 2026. ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/bar (Antara)