Ntvnews.id, Jakarta - Pengamat pasar emas Ibrahim Assuaibi memproyeksikan harga emas dunia dan logam mulia masih akan bergerak fluktuatif dalam sepekan ke depan.
Ibrahim mengatakan, harga emas dunia pada pekan ini ditutup pada level 4.506 dolar AS per troy ounce. Sementara itu, harga logam mulia berada di kisaran Rp2.773.000 per gram.
"Kalau seandainya besok melemah, support-nya di 4.414 dolar AS per tray ounce, kemungkinan logam mulia turunnya Rp20.000, jadi Rp2.753.000 per gram," ucap Ibrahim, Minggu 24 Mei 2026.
Ia menambahkan, jika tekanan berlanjut, harga emas dunia berpotensi turun hingga di 4.333 dolar AS per troy ounce.
Baca juga: Harga Emas Antam Akhir Pekan Stabil di Rp2,77 Juta per Gram
Baca juga: Harga Emas Pegadaian Akhir Pekan: UBS, Galeri24 dan Antam Merosot Rp2,87 Juta per Gram
Kondisi tersebut diperkirakan membuat harga emas turun ke level Rp2.650.000 per gram.
Di sisi lain, Ibrahim juga melihat peluang penguatan harga emas dunia.
Untuk level resistance pertama, harga emas diperkirakan bergerak ke 4.606 dolar AS per troy ounce, dengan harga emas berpotensi naik menjadi Rp2.797.000 per gram.
Sementara resistance kedua diperkirakan berada di level 4.943 dolar AS per troy ounce. Jika level tersebut tercapai, harga emas Antam diproyeksikan menembus Rp2.900.000 per gram.
"Kemudian level resistance kedua di 4.943 dolar AS per troy ounce, kemudian logam mulianya Rp2,9 juta per gram," tandasnya.
Ilustrasi emas batangan. (Antara)