16 Ormas Islam Sepakat Dukung Prabowo Ajak Masyarakat Lebih Tenang

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 30 Agu 2025, 21:36
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Presiden Prabowo Subianto mengundang 16 organisasi masyarakat (ormas) Islam ke kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat Presiden Prabowo Subianto mengundang 16 organisasi masyarakat (ormas) Islam ke kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Biropers)

Ntvnews.id, Jakarta - Sebanyak 16 organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam, melalui para ketua umum dan sekretaris jenderalnya, menyatakan komitmen untuk mendukung Presiden Prabowo Subianto dan pemerintah dalam mengajak masyarakat agar tetap tenang.

Pertemuan tersebut berlangsung di kediaman pribadi Presiden Prabowo di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 30 Agustus 2025, dan dihadiri oleh dua organisasi besar, yakni Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah. Dialog dan diskusi membahas kondisi serta tantangan yang muncul dalam beberapa hari terakhir, berlangsung selama kurang lebih tiga jam.

Dalam forum itu hadir pula sejumlah pejabat negara, antara lain Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) M. Herindra, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

"Kami mendapatkan kesempatan untuk berdialog dengan Bapak Presiden yang didampingi dengan sejumlah menteri Kabinet, Ketua MPR RI, Kepala BIN. Kami berdialog dari hati ke hati, memahami secara umum, tetapi lengkap permasalahan bangsa yang dihadapi khususnya hari-hari ini, dan kami bersepakat untuk bersama-sama, bahu-membahu berupaya untuk mengatasi keadaan, untuk mengajak kepada masyarakat untuk supaya lebih tenang," ujar Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf, mewakili 16 ormas tersebut, sebagaimana disiarkan Sekretariat Presiden, Sabtu, 30 Agustus 2025 malam.

Baca Juga: Prabowo Undang 16 Ormas Islam ke Hambalang

Gus Yahya, sapaan akrab Yahya Cholil Staquf, menambahkan dirinya percaya bahwa pemerintahan Presiden Prabowo bersama para pemimpin umat mampu menghadapi berbagai tantangan yang tengah dihadapi bangsa. Ia juga menyampaikan bahwa pertemuan di Hambalang akan dilanjutkan dengan pertemuan resmi di Istana Negara, Jakarta, bersama perwakilan ormas Islam lainnya.

"Mudah-mudahan dari sana nanti akan ada sesuatu yang bisa dinyatakan sebagai tekad bersama, kesepakatan bersama antara Presiden Prabowo Subianto dengan ormas-ormas Islam sebagai perwakilan dari tubuh umat Islam di Indonesia ini," sambung Gus Yahya.

Di kesempatan yang sama, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Haedar Nashir, mengungkapkan bahwa setiap ormas Islam telah menyampaikan pandangan dan masukannya kepada Presiden Prabowo.

"Pak Presiden begitu terbuka, dan kami punya pandangan yang sama bahwa kita, kekuatan ormas Islam sebagai kekuatan yang punya sejarah yang panjang di Republik ini dalam kemerdekaan, dan pascakemerdekaan memahami, menghayati betul bahwa persatuan, keutuhan dan masa depan bangsa itu perlu kita jaga bersama," kata Haedar Nashir.

Ia menambahkan, 16 ormas Islam yakin masyarakat Indonesia mampu menjalankan demokrasi secara bertanggung jawab dan beradab. Namun demikian, Haedar mengingatkan agar semua pihak tetap waspada terhadap potensi ancaman terhadap demokrasi, seperti tindakan kekerasan maupun perbuatan yang berpotensi merusak keutuhan bangsa.

x|close