Recall Honda Odyssey 2018-2022, Airbag Bisa Meledak Gara-Gara Jalan Berlubang

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 17 Apr 2026, 08:33
thumbnail-author
Adiantoro
Penulis
thumbnail-author
Editor
Bagikan
Honda Odyssey 2022. (Foto: Istimewa via Carscoops) Honda Odyssey 2022. (Foto: Istimewa via Carscoops)

Ntvnews.id, Jakarta - Mobil keluarga seperti minivan biasanya identik dengan kenyamanan, bukan kejutan yang memacu adrenalin.

Namun, hal sebaliknya justru dialami sebagian pemilik Honda Odyssey. Airbag pada kendaraan ini dilaporkan bisa mengembang tiba-tiba hanya karena melewati jalan bergelombang.

Akibat masalah tersebut, lebih dari 440.000 unit Honda Odyssey tahun 2018-2022 resmi ditarik kembali (recall) di Amerika Serikat (AS). 

Kasus ini bahkan telah dikaitkan dengan 25 laporan cedera. Demikian seperti dikutip dari Carscoops, Jumat (17/4/2026).

Berdasarkan laporan dari otoritas keselamatan jalan raya AS (NHTSA), sistem elektronik pada Odyssey dapat salah membaca kondisi jalan rusak sebagai tabrakan serius. 

Hal ini memicu airbag samping atau airbag tirai mengembang secara tidak semestinya. Situasi seperti melewati lubang jalan, polisi tidur, atau puing di aspal yang seharusnya aman, justru bisa menjadi pemicu. 

Tentu saja, ini sangat berisiko, terutama untuk kendaraan keluarga yang sering digunakan dalam aktivitas harian seperti mengantar anak sekolah.

Baca Juga: Honda Super-N, Mobil Listrik Mungil Rasa Hatchback Sport yang Penuh Sensasi

Lebih mengejutkan lagi, Honda sebenarnya telah menyelidiki masalah ini sejak November 2017. Pada Juli 2021, perusahaan menemukan benturan ringan pada bagian bawah kendaraan bisa memicu sistem airbag

Namun saat itu, Honda menyimpulkan belum ada risiko keselamatan serius sehingga belum melakukan recall. Per 2 April 2026, tercatat 130 klaim garansi dan 25 laporan cedera, meskipun belum ada korban jiwa.

Masalah pada Perangkat Lunak

Akar masalah berasal dari unit kontrol sistem keselamatan (SRS) yang memiliki parameter terlalu sensitif.

Sistem ini tidak mampu membedakan dengan baik antara getaran jalan biasa dan benturan nyata, sehingga terjadi kesalahan aktivasi airbag.

Honda memperkirakan hanya sekitar 0,1% unit yang terdampak, namun jumlah tersebut tetap signifikan hingga perlu dilakukan penarikan nasional.

Solusi dan Perbaikan Gratis

Kabar baiknya, perbaikan tergolong sederhana. Dealer akan memeriksa sistem SRS, memperbarui perangkat lunak agar lebih akurat, bahkan mengganti unit kontrol jika diperlukan.

Semua perbaikan dilakukan gratis tanpa biaya bagi pemilik. Honda dijadwalkan mulai mengirimkan pemberitahuan kepada pemilik pada 25 Mei 2026, dengan layanan pengecekan VIN tersedia sebelumnya.

Sambil menunggu perbaikan, pemilik disarankan untuk lebih berhati-hati saat melewati jalan rusak atau polisi tidur, guna menghindari risiko airbag aktif secara tiba-tiba.

x|close