Prestasi Membanggakan! Julian Johan Tembus 5 Besar Rally Dakar 2026

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 19 Jan 2026, 21:48
thumbnail-author
Adiantoro
Penulis
thumbnail-author
Editor
Bagikan
Pereli Indonesia Julian Johan. (Foto: Istimewa) Pereli Indonesia Julian Johan. (Foto: Istimewa)

Ntvnews.id, Jakarta - Pereli Indonesia, Julian Johan, berhasil menduduki posisi kelima Rally Dakar 2026, sekaligus meraih peringkat kelima di kategori Dakar Classic, berdasarkan hasil akhir yang dirilis panitia penyelenggara Dakar 2026.

"Bisa menyelesaikan Dakar di peringkat kelima overall pada kategri Dakar Classic sebenarnya di luar ekspektasi, karena tujuan awal memang untuk bisa mencapai garis finis. Apalagi kita tahu bahwa ajang Dakar itu tidak mudah, baik secara medan, maupun juga durasi dan jaraknya sehingga saya realistis untuk bisa finis," kata Jeje dikutip dari keterangan tertulis, Senin (19/1/2026).

Mengenai pencapaian lainnya, Jeje yang berkompetisi di kelas H.2 juga berhasil mengamankan peringkat ketiga pada kelas tersebut.

"Treknya banyak didominasi dengan gurun batu dan gurun pasir, yang mana sangat menantang secara fisik terus kekuatan kendaraan, serta juga menjadi sebuah medan yang tidak biasa untuk dihadapi pereli Indonesia. Karena dengan medan seperti itu menurut saya membutuhkan talenta dan pengalaman lebih sehingga kita setiap hari berusaha untuk berhati-hati," lanjutnya.

Kemudian, setelah berhasil menduduki peringkat ketiga di Kelas H.2 dan menempati peringkat kelima overall Dakar Classic 2026, Jeje, juga meraih keberhasilan berada di peringkat pertama untuk kategori Iconic Classic, di mana kategori ini ditujukan untuk pereli yang menggunakan mobil balap yang pernah digunakan pada ajang Paris Dakar.

Mengenai mobil balapnya tersebut, Jeje, menggunakan Toyota Land Cruiser 100 yang secara khusus dipersiapkan oleh tim balap asal Prancis, Compagnie Sahariene.

Berdasarkan informasi dari Jeje, mobil SUV tersebut memang dibeli oleh tim ini dari Tim Toyota Jepang yang berhasil meraih kemenangan pada awal tahun 2000-an.

Beruntungnya, meskipun harus dihadapkan dengan medan ekstrem seperti gurun batu dan gurun pasir, Land Cruiser 100 tidak mengalami kendala berarti selama balapan. Tentunya, ini menjadi poin plus bagi Jeje sekaligus tim.

"Untuk LC100 Alhamdulillah tidak bermasalah dari awal sampai akhir, kita bisa setiap harinya mencapai finis dengan kondisi yang utuh dan tetap sehat. Jadi kalau yang sifatnya kerusakan lebih kepada kaitannya baret pada bodi, pada bagian bumper. Sementara untuk bagian lainnya dari awal sampai akhir semuanya aman," tukas Jeje.

(Sumber: Antara)

x|close