Ntvnews.id, Jakarta - Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) resmi menghentikan proses bidding atau penawaran tuan rumah untuk Piala Asia 2031 dan edisi 2035. Keputusan tersebut diambil menyusul arahan dari FIFA terkait penyesuaian kalender kompetisi.
Dalam keterangan resminya, AFC menyebut bahwa FIFA meminta agar pelaksanaan Piala Asia digelar pada tahun genap. Menindaklanjuti hal tersebut, AFC menyatakan akan menyesuaikan jadwal turnamen sesuai arahan yang diberikan.
“AFC mengikuti arahan itu dan akan menyesuaikan kompetisi sesuai dengan petunjuk tersebut,” tulis AFC.
Ilustrasi - Sejumlah pesepak bola dan ofisial Timnas Indonesia menyanyikan lagu Tanah Airku usai pertandingan melawan Timnas China pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga Grup C di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (5/6/2025). (Antara)
AFC juga mengungkapkan saat ini pihaknya tengah melakukan peninjauan menyeluruh terhadap dampak perubahan tersebut terhadap kalender kompetisi sepak bola Asia.
Sebagai langkah lanjutan, AFC memutuskan menghentikan sementara proses bidding tuan rumah Piala Asia 2031 dan 2035 agar ke depan prosesnya bisa lebih jelas dan terstruktur.
“Kami ingin supaya semuanya lebih jelas dan terstruktur,” lanjut pernyataan tersebut.
Baca Juga: Erick Thohir Pastikan GBK Siap Gelar FIFA Series 2026
AFC turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh federasi anggota yang sebelumnya telah mengajukan diri sebagai calon tuan rumah.
Sebelumnya, sejumlah negara telah masuk dalam daftar kandidat tuan rumah Piala Asia 2031, di antaranya Australia, India, Indonesia, Korea Selatan, Kuwait, serta gabungan Kirgizstan, Tajikistan, dan Uzbekistan.
Sementara itu, untuk Piala Asia 2035, negara yang mengajukan diri antara lain Australia, Jepang, Korea Selatan, dan Kuwait.
AFC memastikan rincian lebih lanjut terkait revisi kalender kompetisi, termasuk peluang bidding tuan rumah di masa mendatang, akan diumumkan kemudian.
Logo AFC (Istimewa)