Ntvnews.id, Bekasi - Sekolah Futsal Barret (SF Barret) mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih gelar juara dalam ajang Bekasi Junior Liga. Akademi futsal yang berdiri sejak 23 Oktober 2012 ini, kembali menunjukkan kualitas pembinaan usia dini yang konsisten dan terarah.
Owner Sekolah Futsal Barret, Dian Yusuf, mengungkapkan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil dari persiapan matang yang dilakukan secara disiplin dan berkelanjutan.
Program latihan dirancang secara komprehensif, mulai dari penguatan fisik, teknik dasar, hingga pemahaman taktikal.
“Latihan kami berlangsung dari pukul 14.00 hingga 16.00, dimulai dari fisik, lalu basic skill, sampai taktikal. Semua dipersiapkan dengan sangat matang,” ujarnya, Minggu, 24 Mei 2026.
Menurut Dian, pencapaian ini juga merupakan kelanjutan dari performa positif tim pada kompetisi sebelumnya, yakni Liga Alvi. Ia menilai para pemain memiliki kualitas individu yang baik serta potensi besar untuk berkembang lebih jauh.
Kunci kemenangan Sekolah Futsal Barret, lanjutnya, terletak pada kekompakan tim yang dibangun melalui berbagai kegiatan, termasuk training camp.
Kegiatan tersebut mempererat hubungan antar pemain sekaligus meningkatkan komunikasi antara pelatih dan pemain.
“Di training camp, anak-anak saling mengenal lebih dalam. Itu yang membuat mereka lebih solid saat bertanding,” jelasnya.
SF Barret.
Pada partai final, Barret tampil dengan performa yang stabil dan mental bertanding yang kuat. Seluruh pemain menunjukkan kepercayaan diri tinggi tanpa tekanan dan keinginan besar untuk memberikan penampilan terbaik. Hingga akhirnya SF Barret menang telak 5-0 atas 5-One Futsal Academy.
“Tidak ada pemain yang down, semuanya ingin menunjukkan performa terbaiknya,” kata Dian.
Ke depan, kemenangan ini menjadi modal penting bagi Sekolah Futsal Barret untuk melangkah ke level kompetisi yang lebih tinggi. Tim direncanakan akan mengikuti Liga Jawa Barat (Jabar) untuk kelompok usia 13 tahun yang akan digelar pada Juni mendatang.
Lebih dari sekadar mengejar gelar, Dian menegaskan bahwa fokus utama pembinaan adalah membentuk karakter dan identitas pemain agar mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
Salah seorang pemain SF Barret, Azka Rallino Vidy, bersama orang tuanya, Andry.
“Kami tidak hanya berpikir soal juara, tapi bagaimana setiap pemain punya ciri khas dan karakter, serta ke depan bisa menembus tim nasional,” pungkasnya.
Sekolah Futsal Barret juarai Bekasi Junior Liga.