Ntvnews.id, Jakarta - Nasib nahas menimpa seorang santri berinisial MAA (14 tahun). Remaja asal Desa Bojonglongok, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, tersebut dilaporkan meninggal dunia setelah terjatuh dari ketinggian di lingkungan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Muhajirin, Kampung Cikadu Tonggoh RT 04/05, Desa Sukatani, Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
Pimpinan Ponpes Al Muhajirin, Ustaz Jamiludin, menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi saat kondisi cuaca hujan. Korban, yang merupakan pelajar tingkat SMP sekaligus santri dari pesantren lain di sekitar lokasi, awalnya datang ke Al Muhajirin bersama rekan-rekannya dengan tujuan mencukur rambut. Namun, karena tempat cukur sedang penuh, mereka akhirnya memilih menunggu di area pesantren.
Pihak keluarga meminta keadilan atas kejadian yang menimpa MAA.
View this post on Instagram
Baca Juga: 2 Staf Kedutaan AS Tewas dalam Kecelakaan di Meksiko
Ilustrasi garis polisi dalam peristiwa penembakan di Kota Shreveport. (Antara)