Ikuti Saran Prabowo, Seorang Nenek Beri Nama Cucunya “Adhi Darma”

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 12 Apr 2026, 18:04
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Tangkapan layar - Presiden Prabowo Subianto menghadiri penyerahan denda administratif dan penyelamatan keuangan negara serta penguasaan kembali kawasan hutan tahap VI di Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (10/4/2026). ANTARA/YouTube Sekretariat Presiden Tangkapan layar - Presiden Prabowo Subianto menghadiri penyerahan denda administratif dan penyelamatan keuangan negara serta penguasaan kembali kawasan hutan tahap VI di Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (10/4/2026). ANTARA/YouTube Sekretariat Presiden (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Dalam acara halal bihalal dan open house di Istana Negara, Jakarta, pada Hari Raya Idulfitri 1447 H, Sabtu (21/3) lalu, Presiden RI Prabowo Subianto bersama putranya, Didit Hediprasetyo, menyalami ribuan warga yang hadir. Di tengah kerumunan itu, seorang nenek menyampaikan permintaan unik: memohon saran nama untuk cucunya yang akan segera lahir.

Saat Presiden menyalaminya, sang nenek berkata, “Pak, anak saya lagi hamil, minta nama, Pak. Anaknya laki-laki.” Presiden pun menjawab, “Adi Dharma”. “Adi Dharma. Terima kasih Pak,” balas sang nenek.

Kisah tersebut dibagikan melalui video yang diunggah akun TikTok @satu.koma.lima.m. 

“Rela enggak Lebaran sama keluarga. Mertua saya langsung meluncur ke istana membawa misi minta nama anak sama Bapak, dan Alhamdulillah dapat, hehe. Terima kasih, Pak,” tulis akun tersebut dalam keterangan video.

Dalam lanjutan video, diceritakan bahwa sang bayi telah lahir. Sesuai saran Presiden, anak tersebut diberi nama Zayden Pires Adi Dharma. “Lapor, Pak. Terima kasih, Pak. Namanya bagus,” tulisnya lagi.

Baca Juga: Berkat MBG, Pembudidaya Ikan Semangat Bekerja: Karena Pasti Laku!

Ucapan doa dari sang ibu juga terdengar dalam video tersebut. “Sudah bersama saya dan akan terus bersama saya. Tuhan, lancarkan perjalanan kami. Saya mencintainya,” ucap ibu dari Zayden Adi Dharma.

Pada Sabtu 21 Maret lalu seusai salat Idul Fitri, Presiden Prabowo Subianto menggelar halal bihalal dan open house di Istana Negara, Jakarta. Pintu Istana terbuka lebar bagi masyarakat umum, pejabat, dan tokoh nasional untuk bersilaturahmi. Acara ini juga menyediakan jamuan kuliner nusantara gratis, suvenir, serta kesempatan bersalaman langsung dengan Presiden dan Wakil Presiden.

Sejak pagi, halaman hingga bagian dalam Istana Negara sesak dipenuhi lautan manusia yang datang silih berganti. Warga tampak antusias, mengenakan pakaian terbaik merek, mulai dari batik hingga busana muslim serba putih, sembari menggenggam ponsel untuk mengabadikan momen langka tersebut. 

Barisan antrean mengular namun tetap tertib, diiringi senyum, sapaan hangat, dan ucapan “mohon maaf lahir dan batin” yang terus bersahutan. Di sela-sela itu, aroma hidangan khas Lebaran tercium dari area jamuan, sementara para petugas sigap mengatur arus tamu. Suasana terasa hangat, cair, dan penuh kekeluargaan, seolah menghapus sekat antara Istana dan rakyat yang hadir.

x|close