Krisis Timteng, Prabowo: Kondisi RI Jauh Lebih Baik dari Bangsa Lain

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 8 Apr 2026, 17:12
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Tangkapan layar - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan taklimat pada rapat kerja pemerintah anggota Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4/2026). ANTARA/Youtube Sekretariat Presiden/aa. (ANTARA/YouTube Sekretariat Presiden) Tangkapan layar - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan taklimat pada rapat kerja pemerintah anggota Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4/2026). ANTARA/Youtube Sekretariat Presiden/aa. (ANTARA/YouTube Sekretariat Presiden) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menilai kondisi Indonesia saat ini masih lebih baik dibandingkan banyak negara lain di tengah gejolak krisis di kawasan Timur Tengah yang turut memicu lonjakan harga energi global. Hal tersebut disampaikannya dalam taklimat kepada jajaran Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 8 April 2026.

"Apa yang kita alami sekarang, krisis yang terjadi di Timur Tengah yang membuat harga energi menjulang, sebenarnya kita harus yakini dan kita harus syukuri bahwa kondisi bangsa kita berada dalam kondisi yang jauh lebih baik dari bangsa-bangsa lain," kata Presiden dalam arahannya.

Baca Juga: Kepala Bakom RI: Buku Saku 0% Semangat Besar Prabowo Hilangkan Kemiskinan di Indonesia

Menurut Presiden, berdasarkan laporan yang diterimanya dari para menteri, kondisi dalam negeri Indonesia masih tergolong aman meski dihadapkan pada berbagai tantangan. Ia menegaskan bahwa pemerintah mampu mengelola dampak krisis global tersebut dengan baik.

"Setelah saya mempelajari angka-angka, dapat laporan dari menteri saya, ternyata kondisi kita cukup aman. Ada tantangan, ada kesulitan, tetapi kita mampu menghadapi dan mampu mengatasinya," kata Prabowo.

Dalam kesempatan itu, Presiden juga menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya alam sebagai fondasi utama ketahanan suatu negara. Ia mengingatkan bahwa prinsip tersebut telah ditegaskan oleh para pendiri bangsa dalam konstitusi.

Baca Juga: Prabowo Sebut Pengkritik Gunakan Kata Kasar

"Ada negara-negara yang kaya akan minyak dan gas, tidak punya air. Apa yang ingin saya sampaikan saudara-saudara? Hal-hal ini begitu penting, hal-hal ini begitu mendasar, dan hal ini telah digarisbawahi oleh pendiri bangsa kita," ujarnya.

Taklimat tersebut dihadiri oleh para menteri, wakil menteri, serta pejabat eselon I kementerian dan lembaga. Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI Angga Raka Prabowo menyebut Presiden ingin memastikan seluruh jajaran memiliki pemahaman yang sama dalam menjalankan kebijakan pemerintah, termasuk merespons dinamika global yang terus berkembang.

(Sumber: Antara)

x|close