Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menghadirkan pengalaman berbeda dalam menyambut malam takbiran Idulfitri 1447 Hijriah melalui program Car Free Night Jakarta 2026.
Acara berlangsung pada Jumat, 20 Maret 2026, mulai pukul 20.00 hingga 22.00 WIB di sepanjang Jalan MH Thamrin hingga Jalan Jenderal Sudirman, dengan pusat kemeriahan berada di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI).
Inisiatif yang digagas Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung ini bertujuan menghadirkan ruang publik yang aman, nyaman, dan inklusif bagi masyarakat. Warga dapat menikmati malam takbiran tanpa kendaraan, sekaligus merasakan kebersamaan di ruang terbuka ikonik ibu kota.
Mengusung tema “Eid Mubarak Jakarta: Rhythm of Fountain”, rangkaian acara dirancang untuk memadukan nilai religius dengan pertunjukan visual yang memukau.
Berbagai agenda menarik memeriahkan malam takbiran di Jakarta, di antaranya; Festival 1.000 bedug dan rampak bedug dari 261 kelurahan, Pawai obor yang diikuti sekitar 5.000 peserta dan mobil hias, Pertunjukan dancing fountain, lighting show, laser show, hingga flying LED show, Tausiyah oleh Ustadz Akri, hingga Penampilan spesial dari Hadad Alwi.
Pramono Anung pun menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi puncak perayaan Idulmubarak Jakarta yang penuh semarak.
Susana bundarn HI (Youtube pemprov dki)
"Pada malam hari ini kita dapat berkumpul di Bundaran HI di jantung Kota Jakarta untuk bersama-sama merayakan malam kemenangan dalam acara Jakarta Bedug Kolosal," terang Pramono Anung.
Bundaran HI disulap menjadi pusat interaksi sosial yang hidup dan penuh warna. Warga dapat berjalan santai bersama keluarga, menikmati pertunjukan air mancur bertema Jakarta Rhythm of the Fountain, serta menyaksikan pawai obor yang berpadu dengan cahaya dan musik religi.
Pemprov DKI Jakarta menegaskan bahwa acara ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga upaya memperkuat harmoni sosial, mendorong kreativitas masyarakat, serta meningkatkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Malam takbiran tahun ini terasa semakin istimewa karena bertepatan dengan peringatan Hari Raya Nyepi. Momen ini menjadi simbol kuat keberagaman Jakarta, di mana berbagai tradisi dan keyakinan hidup berdampingan dalam suasana saling menghormati.
Sebagai lanjutan rangkaian Idulmubarak Jakarta, Pemprov DKI Jakarta akan menggelar acara halal bihalal pada 11 April 2026 di Lapangan Banteng. Acara ini menjadi wadah silaturahmi bagi warga untuk saling memaafkan dan mempererat kebersamaan.
Pramono Anung juga mengapresiasi warga Jakarta yang telah menjaga suasana kondusif selama Ramadan. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban, keamanan, dan kebersihan selama perayaan berlangsung.
"Mari kita rayakan malam takbiran ini dengan semangat jaga Jakarta. Tetap menjaga ketertiban, keamanan, kebersihan kota kita tercinta agar Jakarta tetap menjadi tuan rumah yang nyaman bagi seluruh warganya," ungkap Pramono Anung.
Pramono Anung (Youtube Pemprov DKI)