Prabowo Instruksikan Polri dan TNI Jaga Soliditas untuk Stabilitas Nasional

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 31 Agu 2025, 21:35
thumbnail-author
Satria Angkasa
Penulis
thumbnail-author
Editor
Bagikan
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin saat menyampaikan keterangan terkait pesan Presiden saat memimpin Sidang Paripurna Kabinet Merah Putih yang digelar di Kantor Presiden, Jakarta, Minggu 31 Agustus 2025. (ANTARA/Fathur Rochman) Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin saat menyampaikan keterangan terkait pesan Presiden saat memimpin Sidang Paripurna Kabinet Merah Putih yang digelar di Kantor Presiden, Jakarta, Minggu 31 Agustus 2025. (ANTARA/Fathur Rochman) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya soliditas antara Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam menjaga stabilitas nasional.

“Presiden dalam kaitan stabilitas nasional memberi penekanan kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Tentara Nasional Indonesia untuk tetap solid, bekerja sama, dan sama-sama bekerja dalam melaksanakan tugas untuk mencapai keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat Indonesia secara keseluruhan,” kata Sjafrie di Kantor Presiden, Istana Kepresidenan, Jakarta, Minggu.

Ia menjelaskan bahwa arahan tersebut disampaikan Presiden dalam Sidang Kabinet Merah Putih yang digelar di Kantor Presiden pada Minggu sore.

Selain menggarisbawahi pentingnya kekompakan TNI dan Polri, Sjafrie juga menyebut Presiden menugaskan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto untuk bersikap tegas dalam menindak pelanggaran hukum.

Baca Juga: Seluruh Titik Unjuk Rasa di Jakarta Selesai Dibersihkan

"Beliau menugaskan kepada Kapolri dan Panglima TNI untuk tidak ragu-ragu mengambil langkah-langkah yang terukur dan tegas terhadap terjadinya kegiatan pelanggaran hukum maupun pelanggaran terhadap penegakan hukum," ujarnya.

Presiden, lanjut Sjafrie, menekankan agar tindakan kriminal berupa perusakan fasilitas umum, harta pribadi, maupun benda lain segera ditindak sesuai aturan hukum. TNI dan Polri diminta bersikap tegas terhadap segala bentuk ancaman keamanan, ketertiban, serta kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Lebih jauh, Presiden juga menugaskan Badan Intelijen Negara (BIN) untuk terus memantau dinamika intelijen dan segera melaporkan kepada dirinya. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian diminta memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, termasuk dalam mengawasi perkembangan ekonomi masyarakat.

Selain itu, Panglima TNI bersama para Kepala Staf Angkatan diberi mandat untuk menjaga keamanan nasional serta menertibkan pemanfaatan sumber daya alam yang tidak sesuai ketentuan perundang-undangan. Di sisi lain, Kapolri Listyo Sigit juga diarahkan untuk tetap berkolaborasi dengan Jaksa Agung ST Burhanuddin dalam mempercepat penegakan hukum di seluruh wilayah Indonesia.

Baca Juga: Pembelajaran Siswa di Jakarta Tetap Berjalan, Bisa di Sekolah atau dari Rumah

“Inilah pesan yang perlu saya sampaikan atas petunjuk Bapak Presiden agar diketahui dan dipahami oleh seluruh masyarakat Indonesia. Bapak Presiden akan selalu beserta rakyat dalam memperjuangkan kepentingan rakyat bersama dukungan TNI, Polri, dan seluruh organisasi kemasyarakatan,” tutur Sjafrie.

Dalam kesempatan itu, Sjafrie didampingi Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Kepala BIN Herindra, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Kepala Staf TNI AD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf TNI AL Laksamana TNI Muhammad Ali, serta Kepala Staf TNI AU Marsekal TNI M. Tonny Harjono.

(Sumber: Antara)

x|close