Soal Pangan-Energi, Prabowo: Banyak Negara Panik, Indonesia Masih Oke

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 16 Mei 2026, 14:38
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Adiantoro
Editor
Bagikan
Presiden RI Prabowo Subianto di Peresmian MuseumMarsinah di Desa Nglundo, Nganjuk, Jawa Timur Presiden RI Prabowo Subianto di Peresmian MuseumMarsinah di Desa Nglundo, Nganjuk, Jawa Timur (Istimewa)

Ntvnews.id, Nganjuk - Presiden Prabowo Subianto memastikan bahwa ketahanan pangan dan energi Indonesia berada dalam kondisi aman meskipun banyak negara tengah menghadapi kepanikan akibat ketidakpastian situasi global. Kondisi tersebut ditopang oleh melimpahnya sumber daya alam serta penguatan sektor domestik yang terus dilakukan pemerintah, sebagaimana dilansir dari Media Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu, 16 Mei 2027. Ia menegaskan bahwa Indonesia memiliki modal kuat untuk bertahan dari dampak gejolak global melalui persatuan nasional serta politik luar negeri bebas aktif.

"Pangan aman, energi aman. Banyak negara panik, Indonesia masih oke. Kita banyak, banyak yang diberikan oleh Yang Maha Kuasa," ujar Presiden Prabowo Subianto.

Pemerintah, lanjutnya, juga menerapkan prinsip diplomasi yang menekankan pentingnya memperluas kerja sama internasional serta menjaga hubungan baik dengan negara lain sebagai fondasi stabilitas nasional. Pendekatan good neighbor policy disebut berhasil meredam potensi konflik di kawasan strategis, termasuk Laut Natuna, sekaligus menyelesaikan sejumlah sengketa perbatasan yang telah berlangsung lama.

Baca Juga: Prabowo Sentil Pejabat yang Absen di Peresmian Koperasi Desa Merah Putih di Nganjuk

Selain itu, Prabowo mengajak masyarakat untuk meneladani pemikiran para pendiri bangsa seperti Bung Karno, Bung Hatta, dan Sutan Syahrir. Ia menegaskan bahwa warisan pemikiran tersebut merupakan milik seluruh rakyat Indonesia, bukan kelompok tertentu.

"Sebetulnya saya yang banyak belajar dari ajaran-ajarannya Bung Karno. Jadi maaf, Bung Karno bukan milik satu partai. Bung Karno adalah milik seluruh bangsa Indonesia. Bung Karno, Bung Hatta milik semuanya," tegas Presiden Prabowo Subianto.

Presiden RI Prabowo Subianto di Peresmian MuseumMarsinah di Desa Nglundo, Nganjuk, Jawa Timur <b>(Istimewa)</b> Presiden RI Prabowo Subianto di Peresmian MuseumMarsinah di Desa Nglundo, Nganjuk, Jawa Timur (Istimewa)

Di sisi lain, ia juga menyoroti perbaikan hubungan internasional Indonesia melalui diplomasi pertahanan dan kerja sama bilateral dengan berbagai negara seperti Singapura, Vietnam, Tiongkok, dan Malaysia. Menurutnya, hal tersebut menjadi fondasi penting bagi stabilitas ekonomi dan keamanan nasional ke depan.

"Perjanjian-perjanjian yang belasan tahun tidak diselesaikan, kita selesaikan. Dengan Vietnam, kita selesaikan. Sama Tiongkok, kita perbaiki. Alhamdulillah sekarang di Natuna tidak sering terjadi ribut," pungkas Presiden Prabowo Subianto.

x|close