Dony Tri Pamungkas Ingin Main di Eropa

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Apr 2026, 14:25
thumbnail-author
Zaki Islami
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Dony Tri Pamungkas Dony Tri Pamungkas (IG Dony Tri Pamungkas)

Ntvnews.id, Jakarta - Pemain Timnas Indonesia, Dony Tri Pamungkas, menjadikan dorongan untuk berkarier di liga-liga Eropa sebagai motivasi untuk terus mengembangkan kemampuannya.

“(Dorongan untuk berkarir di liga-liga Eropa) itu akan menjadi motivasi tersendiri bagi saya untuk terus berkembang ke depannya,” ujar Dony kepada awak media di Jakarta, Rabu.

Pernyataan tersebut disampaikan Dony menanggapi harapan rekan setimnya di Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, yang ingin melihatnya suatu hari berkiprah di kompetisi Eropa. Verdonk sendiri saat ini bermain untuk LOSC Lille di Liga Prancis.

Calvin Verdonk dan Dony Tri Pamungkas <b>(IG: Dony Tri Pamungkas)</b> Calvin Verdonk dan Dony Tri Pamungkas (IG: Dony Tri Pamungkas)

Harapan itu muncul setelah keduanya tampil bersama membela Timnas Indonesia dalam ajang FIFA Series 2026. Dony pun mengaku menyambut positif dukungan tersebut, meski menyadari bahwa untuk mewujudkannya ia harus membuktikan kualitasnya di lapangan.

Pemain berusia 21 tahun itu menegaskan bahwa kesempatan berkarier di Eropa sangat bergantung pada performanya sendiri, terutama dalam menarik perhatian klub-klub luar negeri.

Baca Juga: Prancis Rebut Kembali Posisi Puncak Daftar Peringkat FIFA

Selama mengikuti agenda FIFA Series 2026, Dony juga banyak berdiskusi dengan Verdonk, termasuk mendengarkan pengalaman bermain di Eropa. Ia bahkan mendapat pesan penting terkait kepercayaan diri saat bertanding.

“Dia bilang kepada saya untuk bermain seperti saat latihan, bermain lepas, dan tidak perlu merasa lebih rendah dari pemain lain,” ungkapnya.

Meski memiliki mimpi berkarier di Eropa, bek kiri Persija Jakarta itu menegaskan tetap fokus pada langkah demi langkah, termasuk tampil maksimal bersama klubnya di kompetisi domestik.

“Saya fokus step by step dulu. Setelah ini saya fokus ke klub dan ke diri saya sendiri untuk terus memberikan yang terbaik di liga, supaya tetap dipantau oleh pelatih. Karena saya kira kalau saya tidak bisa memberikan yang terbaik di liga, tidak mungkin juga bisa dipilih,” tutupnya.

x|close