Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir mengungkapkan terkait bonus yang bakal diterima atlet ASEAN Para Games 2025 masih menunggu kebijakan dari Pemerintah Pusat.
"Kita tunggu nanti kebijakan," kata Erick Thohir saat ditemui awak media di Senayan setelah melakukan rapat bersama Anggota DPR RI Komisi x, Selasa, 27 Januari 2026.
Seperti diketahui, kontingen Indonesia berhasil menutup gelaran ASEAN Para Games 2025 dengan berada di peringkat kedua dan meraih 135 emas, 142 perak dan 144 perunggu yang didapatkan dari 18 cabang olahraga.
Menpora targetkan deregulasi 191 Permenpora tuntas Maret 2026 Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir dalam konferensi pers Indonesia Sports Summit 2025 di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu, 6 Januari 2025 (Antara)
Torehan tersebut melebihi target yang ditetapkan Kemenpora yang sebelumnya menargetkan untuk finis di peringkat tiga besar. Tim Indonesia sebelumnya di targetnya 82 emas, 77 perak dan 77 perunggu.
Namun target tersebut bisa tembus meski terdapat sejumlah nomor yang tidak dipertandingkan pada ajang yang berlangsung di Thailand ini. Cabang para-atletik menjadi penyumbang terbesar dengan menorehkan 44 emas, 39 perak, dan 23 perunggu.
Baca Juga: Prestasi Indonesia Melonjak di ASEAN Para Games 2025
Sedangkan para-renang mendulang kontribusi 29 emas, 37 perak, dan 20 perunggu. Lalu terdapat pada bulutangkis yang menjadi salah satu lumbung medali dengan menorehkan 12 emas, sembilan perak, dan tujuh perunggu.
Adapun para angkat berat menyumbangkan sembilan emas dan empat perak. Sedangkan para judo menjadi satu-satunya yang menyapu seluruh nomor pertandingan yang diikuti yakni menyabet tujuh emas, tiga perak, dan satu perunggu.
Qonitah Ikhtiar Sukses Raih Emas Para Bulutangkis ASEAN Para Games 2025 Thailand (Menpora)