Dinilai Berbahaya, Uni Eropa Tak Anjurkan Bantuan ke Gaza Lewat Armada

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 29 Apr 2026, 06:06
thumbnail-author
Beno Junianto
Penulis & Editor
Bagikan
Arsip - Warga Palestina, termasuk anak-anak, antre membeli roti di kawasan permukiman Rimal, Kota Gaza, Palestina, 8 April 2026. (ANTARA/Saeed M. M. T. Jaras/Anadolu/pri.) Arsip - Warga Palestina, termasuk anak-anak, antre membeli roti di kawasan permukiman Rimal, Kota Gaza, Palestina, 8 April 2026. (ANTARA/Saeed M. M. T. Jaras/Anadolu/pri.) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Uni Eropa tidak menganjurkan pengiriman bantuan ke Gaza melalui "armada kemanusiaan" karena dapat membahayakan keselamatan anggota tim tersebut, kata Juru Bicara Komisi Eropa Eva Hrncirova pada Senin (27/4).

"Kami rutin berkomunikasi dengan negara-negara anggota dan dengan Israel terkait situasi kemanusiaan di Gaza dan kami terus mendesak akses bebas hambatan ke Gaza untuk dapat mengirim bantuan kemanusiaan kami. Meskipun kami menghormati komitmen kemanusiaan semua orang yang berada di armada tersebut, saya harus katakan bahwa kami tidak menganjurkan armada untuk penyaluran semacam itu karena membahayakan keselamatan para pesertanya," kata Hrncirova saat konferensi pers.

Pernyataan itu muncul setelah konvoi 65 kapal berlayar dari Sisilia, sebagai bagian dari Global Sumud Flotilla 2026 Spring Mission, untuk menembus blokade Angkatan Laut Israel dan membawa pasokan kemanusiaan ke Gaza.

Banyak kapal mengibarkan Bendera Palestina saat meninggalkan pelabuhan tersebut.

Israel masih melakukan blokade angkatan laut di Gaza selama bertahun-tahun dengan alasan keamanan.

Blokade itu menuai banyak kritik dari organisasi kemanusiaan dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) karena dianggap membatasi pendistribusian barang-barang penting dan pasokan medis ke wilayah kantong tersebut.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Baca Juga: Gencatan Senjata Gaza Belum Tuntas, PM Palestina Soroti “Blokade Ekonomi” Israel

ANTARA

x|close