Ntvnews.id, Jakarta - Sebanyak 402 petugas gabungan dikerahkan untuk membersihkan berbagai fasilitas umum di wilayah Jakarta Selatan usai aksi demonstrasi yang berlangsung selama sepekan terakhir di Jakarta.
"Mari kita tunjukkan bahwa semangat gotong-royong dan kepedulian kita jauh lebih besar dari tantangan apapun," ujar Sekretaris Kota Jakarta Selatan, Mukhlisin, di Jakarta, Minggu, 31 Agustus 2025.
Kegiatan dimulai dengan apel bersama, yang bertujuan mengembalikan kondisi fasilitas umum di Jakarta Selatan (Jaksel) yang mengalami kerusakan. Secara khusus, Mukhlisin menekankan agar coretan dan vandalisme segera dihapus melalui pengecatan, sehingga wajah kota kembali bersih.
"Kerjakan dengan cepat, tepat dan tuntas," katanya.
Ia menambahkan bahwa aksi bersih-bersih tersebut hanya dapat berhasil dengan adanya sinergi antara pemerintah dan masyarakat.
"Saya yakin dengan kerja keras dan kolaborasi, kita bisa membuat Jakarta Selatan kembali bersih, tertib dan indah," ujarnya.
Aksi kebersihan ini dilakukan di tiga titik utama sejak pukul 07.30 WIB hingga selesai. Lokasi yang menjadi fokus meliputi sepanjang Jalan Jenderal Sudirman dari kawasan Semanggi hingga perempatan Sekretariat ASEAN di Jalan Sisingamangaraja. Kemudian, area Taman Budaya di Jalan Jenderal Sudirman sampai ke Semanggi, serta ruas Jalan Jenderal Gatot Subroto dari perempatan Kuningan menuju Semanggi.
Adapun petugas gabungan yang disebut sebagai "pasukan pelangi" terdiri dari berbagai unsur, antara lain Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) tingkat kelurahan, petugas Satpel Sumber Daya Air, Satpel Bina Marga, serta Satpel Pertamanan dan Hutan Kota.
Selain itu, turut bergabung petugas dari Satpel Lingkungan Hidup, Satpel Perhubungan, Satpel Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), serta Satpel Kelautan, Pertanian, dan Ketahanan Pangan.
(Sumber: Antara)