Apple Resmi Hentikan Mac Pro Setelah 20 Tahun: Akhir Era Desktop Legendaris

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 29 Mar 2026, 08:16
thumbnail-author
Adiantoro
Penulis & Editor
Bagikan
Apple Inc. resmi menghentikan produksi Mac Pro. (Foto: Istimewa via GSM Arena) Apple Inc. resmi menghentikan produksi Mac Pro. (Foto: Istimewa via GSM Arena)

Ntvnews.id, Jakarta - Apple Inc. resmi menghentikan produksi Mac Pro, komputer desktop ikonik yang telah bertahan selama hampir dua dekade. 

Produk ini sebelumnya menjadi andalan lini komputer profesional Apple, namun kini telah dihapus dari situs resminya, menandai berakhirnya era perangkat tersebut.

Melansir GSM Arena, Minggu (29/3/2026), Mac Pro pertama kali diperkenalkan pada 2006 sebagai penerus Power Mac G5. 

Sejak awal, perangkat ini dikenal sebagai desktop kelas profesional dengan desain tower modular, memungkinkan pengguna mengganti berbagai komponen seperti CPU, RAM, penyimpanan, hingga kartu ekspansi PCI.

Selama bertahun-tahun, desain dasar Mac Pro relatif tidak berubah hingga akhirnya mulai dianggap ketinggalan zaman pada 2012. 

Setahun kemudian, Apple menghadirkan desain ulang radikal yang kontroversial, yakni model silinder yang dijuluki Mac "tempat sampah".

Desain ini meninggalkan konsep modular dan beralih ke sistem yang lebih ringkas serta terintegrasi. 

Sayangnya, keterbatasan termal membuat performanya sulit ditingkatkan, sehingga model ini tidak bertahan lama.

Baca Juga: Apple Tingkatkan Pesanan Layar iPhone Lipat hingga 20 Juta Unit

Pada 2019, Apple kembali ke akar dengan menghadirkan Mac Pro generasi baru berdesain modular. 

Hampir semua komponen dapat di-upgrade, menjadikannya salah satu desktop paling fleksibel yang pernah dibuat Apple. 

Namun, ini juga menjadi salah satu produk terakhir yang menggunakan prosesor Intel, sebelum Apple beralih ke chip buatannya sendiri.

Transisi ke Apple Silicon terjadi pada 2023 dengan hadirnya chip M2 Ultra. Meski membawa peningkatan performa, perubahan ini justru membatasi fungsi slot ekspansi PCI, sehingga mengurangi daya tarik Mac Pro di kalangan profesional tertentu.

Seiring waktu, posisi Mac Pro tergeser oleh Mac Studio yang kini menjadi desktop paling canggih dalam jajaran Apple. Tanpa pembaruan lanjutan, keberadaan Mac Pro pun semakin tidak relevan.

Menurut jurnalis teknologi Mark Gurman, keputusan Apple menghentikan Mac Pro sebenarnya sudah direncanakan sejak lama. 

Produk ini dinilai tidak lagi memiliki peran jelas dalam strategi perusahaan, terutama di tengah pergeseran ke desain yang lebih ringkas dan minim upgrade.

Kini, Mac Pro dikenang sebagai simbol kejayaan desktop modular, dengan desain khas, fleksibilitas tinggi, dan performa yang pernah menjadi standar industri. 

Meski telah dihentikan, warisannya tetap hidup sebagai salah satu produk paling legendaris dalam sejarah Apple.

x|close